Pake Peci tapi…
Agustus 19th, 2011 § 6 Komentar
“Pernah gak lo dengar teriakan AllahuAkbar
Pake peci tapi kelakuan Bar-Bar
Ngerusakin Bar…Orang ditampar-tampar”
Bait diatas saya copy dari lirik lagunya slank yang berjudul Gosip Jalanan. Yah namanya gosip entah siapa yang dituju ama Slank, tapi kalau gosip ini tentang kejadian di negeri ini keknya kita bisa mengartikan deeeh… siapa itu.
Saya terkaget-kaget malam ini ngeliat dua judul berita di metro malam. Massa FPI sweeping warung makan yang berjualan di siang hari di Pamekasan, Madura dan juga FPI sweeping warung makan yang buka di siang hari di Makasar Sulawesi Selatan. Terlihat jelas pemilik warung yang udah ibu-ibu setengah baya sangat ketakutan sambil berteriak-teriak kalau dia tidak membuka pintu depan warungnya. Ketika massa FPI datang sontak para pembeli berlarian tunggang- langgang kabur. Sedang yang di Makasar malah terlihat sebagian massa merusak meja-meja dan perkakas warung. Massa FPI ini menuntut kepada pemilik warung untuk tidak membuka warungnya dari pagi sampai jam 17.00 waktu setempat, atau waktu menjelang buka puasa selama bulan ramadhan ini.
Kenapa ini mereka lakukan?
“Ini sudah tidak menghormati orang yang berpuasa”, kata salah satu anggota FPI.
Mungkin mereka (FPI) benar, dan bisa dibilang lebih pintar, lebih suci, tapi apakah kelakuan mereka mencerminkan sebagian besar umat muslim?… rasanya tidak ( setidaknya bagi saya).
Bukankah kita hidup di Indonesia, yang mempunyai beragam agama yang disyahkan pemerintah? Lantas kenapa hal seperti ini bisa terjadi. Hidup beragama itu harus saling toleransi baik sesama atau antar umat beragama….bukankah demikian?
Kelakuakn FPI itu benar2 kasar. Tidak masuk akal. Kebodohan.
Di Makassar sampe merusak? Kok saya tidak heran ya?
Nah itulah kang asop..keknya disana terkenal begituh yaa..yaa miris banget :p
Saya juga kurang suka dengan tindakan FPI ini, dia gak mikir kali kalo ibu2 setengah baya tadi juga butuh rejeki, butuh makan…
Hmm.. niatnya memang baik, tapi sayangnya caranya salah..
Seharusnya jangan begitu. Walau bagaimana pun itu bisa merusak citra Islam >.<
setuju
Reblogged this on Sebuah Catatan Kehidupan.