Fraktur
Januari 22nd, 2012 § 5 Komentar
Oktober tahun kemarin menjadi salah satu bulan yang berat bagi saya. Iya saya menaiki motor bersama seorang teman dan tergelincir karena kemungkinan ada solar yang tumpah dijalanan. Akibat kecelakaan itu saya harus dijahit bagian dagu sebanyak empat jahitan dan yang lebih parah saya mengalami patah tulang rahang. Tepatnya patah tulang rahang bagian bawah. Kalau di bahasa kedokteran dinamakan fraktur mandibula. Fraktur mandibula seperti ditulis disini adalah putusnya kontinuitas tulang mandibula. Hilangnya kontiunitas pada rahang bawah (mandibula), yang diakibatkan trauma wajah ataupun keadaan patologis, dapat berakibat fatal bila tidak ditangani dengan benar.
Begitu tahu bahwa saya mengalami fraktur mandibula, saya buru-buru cari informasi di internet. Ternyata dari beberapa informasi yang saya dapat, ini bisa berakibat fatal. Apabila tidak segera ditangani akan terjadi seperti gangguan membuka dan menutup mulut dan juga apabila parah bisa mengalami perubahan bentuk muka dan ini juga seperti yang diungkapkan dokter yang menangani saya.
Setelah 2 kali rontgen dan diskusi tim dokter gigi akhirnya diputuskan untuk interdental wiring (memasang kawat pada gigi). Iya teknisnya sii seperti memasang kawat gigi di bagian atas dan bawah kemudian rahang atas dan bawah disatukan juga pakai kawat. Ya bisa dibilangĀ masa karantina lidah…begitulah. Yes, dan prosesi ini akan berlangsung sekitar 6-8 minggu..horror
. Hari pertama setelah dipasang wiring ini enaudubileee berat. Kepala pusing bukan kepalang rasanya nyut-nyutan plus bonus badan gatel-gatel karna alergi. Resiko yang harus saya tanggung lainnya adalah pastinya tidak bisa makan dan susah untuk bicara secara jelas.
Nah loo trus bagaimana asupan makanan saya? Tiap hari saya cuman konsumsi susu yang direcomend ma dokter yaitu peptisol. Susu peptisol ini bisa diminum sebagaiĀ pengganti asupan makanan yang diminum secara berselang seling dengan makanan biasa ataupun sebagai pengganti makanan secara total seperti pada kasus saya ini.
Memang ini jadi sesuatu yang berat bagi saya, apalagi membayangkan sebulan setelah saya pasang wiring ini akan melaksanakan suatu prosesi yang udah direncanain beberapa tahun yang lalu. Tiga hari setelah pasang wiring barulah rasa pusing-pusing mulai hilang, tapi hari keempatĀ dan selanjutnya masih harus tetep saya jalanin. Dua minggu pertama berat badan turun lima kilogram. See… kalau urusan nurunin berat badan cara ini emang ampuh
. Oh yaa saya akhirnya mengkonsumsi berbagai macam jus buah dan juga jus kacang hijau. Ini sangat membantu agar badan gak terlalu lemes.
Skip cerita aja yaa, selesai sudah karantina lidah ini, sampai dua bulan lamanya saya dipasang wiring. Betapa bahagianya saya pas hari itu. Saya udah kangen banget yang namanya makan nasi
. Yes, tentu banyak hikmah dan pelajaran yang saya dapat dari peristiwa ini. Saya juga mau mengucapkan terima kasih banyak kepada Drg. Jimmi Ahli bedah mulut, Drg Arya, Drg Doddy, Drg Fitriana dan maaf beberapa nama saya lupa
. Yang pasti semua yang ada di bagian Poligigi Rsu Wates.
weleh dapat musibah lagi to m heri, cepet normal & bisa makan nasi lagi deh, selamat datang ke dunia nasi, hohoho
iya ell, begitulah. alhamdulillah dah normal nii
Jadi wajah kamu sekarang sudah berubah? ….. lebih mirip ryan gosling atau Channing tatum…? …….*kemudian kena lempar tugu jogja
Wkwkwkwk, ealah m mami, itu mah operasi plastik jatuhnya ntar
ealah kalo kek ryan gosling. bisa-bisa abis dari poligigi ke poligami dong…kikikik