Suasana itu

28 Februari 2010 § 1 Komentar

Kata orang rindu itu indah
Tapi bagiku itu menyiksa
Bila malam tlah datang
Terkadang ingin ku tulis semua perasaan

Bait lagunya melly yang mak jleb banget, tambah bikin saya pengen glundungan aja saat malem ini lewat telepon kau menyanyikan lagu ini dengan lirih. Yeaah adanya dirimu membuat ini benar bagiku, rindu itu menyiksa.

Teringat saat itu,
Malam itu, suhu tubuhku meninggi tapi bibir menggigil kedinginan, untuk menginjakkan kaki di atas lantai saja tak berani tapi, packing harus selesai dan besok pagi subuh aku tetep harus pulang tapi entah obat apa yang menghilangkan sakit, waktu itu saya kuat menyelesaikan perjalanan dua puluh jam yang sangat melelahkan sebelum aku benar-benar terkapar.

Paginya dokter menyarankan untuk istirahat total karna panas tubuh yang makin tinggi saja tapi lagi, paginya saya telah berangkat menemui seseorang yang sedang disana.

Saat bertemu, rasanya tak ingin saya melepaskan pelukan hangat itu, tak ingin berhenti mendengar canda tawamu ingin, menikmati makan malam yang nikmat buatanmu dalam suasana yang hangat.

Sore itu, takkan pernah terlupa saat kita berjalan dengan telanjang kaki, bergandengan tangan sambil menyusuri pinggir pantai pasir putih dan serasa makin elok saja di ujung batas mata terlihat matahari perlahan mulai tenggelam pertanda langit mulai temaram aku ingin berhenti sejenak untuk memelukmu erat.

Aku mengkhawatirkanmu saat kau berdiri di ujung tebing itu tapi betapa bahagianya aku melihat kau dengan badungnya berlari-lari di air, tertawa-tawa diterjang ombak sambil sesekali kau mengacungkan tanganmu, memberi tahuku bahwa kau telah menangkap kerang-kerang itu dengan tanganmu sendiri.

Hemm…lelah yang menumpuk dan tiba saatnya tubuh benar-benar tak kuat dan sungguh betapa kau memanjakan, melelapkan diriku dalam pangkuan.

Waktu cepat berlalu, berat rasanya saat pagi itu aku harus kembali dalam rutinitasku dan jauh darimu, berasa ingin menghentikan waktu. Kuatkan diri untuk selalu mengejar mimpi.

Karena mimpi-mimpi
Sekarang waktu begitu sangat berarti
Berharap waktu dan jarak terus terkikis
Bisa menjalani dengan wajarnya
Menikmati kejutan-kejutan yang akan datang
Membuat warna-warni dunia ini.

 

Tagged: , ,

§ One Response to Suasana itu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Suasana itu at kupu biru.

meta

%d blogger menyukai ini: