Ngobrol bareng Abah

23 Maret 2010 § 1 Komentar

Heii mau sharing sedikit cerita tentang makan malam saya dan saat berbincang-goncang dengan abah..

Jadi gini ceritanya, ditempat saya bekerja mencari sesuap nasi dan segenggam emas ini tersebutlah seseorang yang punya panggilan abah. Yak abah, abah ini punya warung makan ala sunda yang sering disebut dengan warung abah atau ada yang menyebutnya warung pojok atau “wapo”. Disebut warung pojok karena warung makan ini ada dideretan lapak paling pojok.

Abah selalu menganggap konsumen yang mau makan ditempatnya adalah raja, setelah kita datang ke warungnya, kita akan disambut dengan senyum ramahnya, dipersilahkan memilih tempat duduk, ditawari menu spesial ala dia dan kadang kalau lagi beruntung diputarkan lagu-lagu yang menurutnya keren, pernah sekali waktu abah memutarkan lagu sambil mendedikasikannya untuk saya, haiyah ini abah ada-ada aja. Saya terharu sangat saat abah mulai ikut-ikutan nyanyi sambil mulutnya megap-megap, untuk menghormatinya aku berusaha melempar kacang eeh senyum sedangkan otaku berpikir keras mengingat-ingat “iki lagune sopo to? Mungkin lagu iki ngetren pas aku durung lahir” maap-maap abah lagunya bagus kok tapi aku gak dong.

Lanjut..
Kemarin saya datang ke warung pojok ini berdua bareng temen rumah, pesen makanan, duduk menunggu sebentar dan kemudian dilanjutkan sesi menggiling nasi, telur, lele, sambel terasi, lalapan plus nyruput es teh. Setelah selesai lanjut dengan udad-udud.

Sedang kami santai abah dateng dan mulai nimbrung ngobrol bareng, dan seperti biasa abah selalu mengawali obrolannya dengan bertanya kapan pulang ke jawa? Haaahai oke bah, saya sudah hapal dengan pertanyaan ini dan tau harus menjawab apa, lalu abah bercerita kemarin dia habis tes kesehatan di medical dan hasilnya gula darah normal, yaaa lebih sih tapi dikit… asam urat normal, yaa lebih si tapi dikit….. kolesterol normal dan kita serentak berucap yaaaaa lebih sih tapi dikiit.

Kata saya ini hebat secara abah yang udah berusia 76 tahun ditambah katanya dia belum pernah merasakan yang namanya sakit dan harus menginap di rumah sakit, lalu saya tanya apa resepnya? Kata abah resepnya sederhana tiap hari melakukan kegiatan yang mengeluarkan keringat, kek nyapu, bersihin taman, nimba aer, bersihin got dan kalo perlu gali-gali lubang sampah😀😀. Eh tapi ada yang penting imbuhnya, ditambah rutin makan telur setengah mateng, katanya itu telur setengah mateng khasiatnya ruuar biasa…

Dari khasiat telur setengah mateng abah lalu membagi ilmunya tentang kunci menjaga agar hubungan suami istri dalam sebuah keluarga tetap awet dan bertahan lama, menurut abah ada tiga hal yang penting dalam hal ini.

Sebelum mengikrarkan janji di depan penghulu, ada baiknya kita mengenali dulu calon pasangan. Tahap pengenalan ini dibutuhkan karena dengan ini kita akan mengenal sedikit atau agak banyak bagaimana kepribadianya, sifat baik dan buruknya dan menjajagi kecocokan antar individu yang tentu berbeda. Jangan sampai karena nila setitik, rusak susu sebeha, eh maap sebelanga, misalnya cewek yang menurutmu imut-imut ternyata eh ternyata hobi manjangin bulu ketek hahaaaii atau dia punya hobii aneh ngupil sebelum makan….dooooh contohe kok gak mutu babar blas.

Oke balik ke tiga hal yang menurut abah penting kalo menjalani sebuah hubungan dalam sebuah keluarga :

Cinta
Ini mutlak harus ada, yak cinta, saling mengasihi dan menyayangi pasangannya, mau menerima kebaikan dan juga paket keburukannya. Mempunyai komitmen untuk memberikan yang terbaik buat pasangan.

Ekonomi
Yup ekonomi… Penting menjaga ekonomi keluarga agar tetap stabil. Ekonomi tidak menuntut untuk orang menjadi kaya dalam artian berlimpah harta, namun sanggup mensyukuri dan menerima apa yang telah diberi oleh-Nya dan membelanjakannya secara benar.

Sex
Nah ini, siapa yang dalam hidup rumah tangganya gak butuh sex, hayoo ngacung…!! ah rasanya tak ada, bagaimana menjaga aktifitas sex menjadi sebuah hal yang menyenangkan. Kata abah kek gini, gunakan kamar tidur suami istri menjadi privasi suami istri jangan sampe nanti kalo anak udah umur tiga atau empat tahun masih tidur bareng orang tua, alasanya sederhana dalam aktivitas seksual antara istri dan suami dibutuhkan tempat yang bersih dan nyaman, jangan sampai oleh anak-anak tempat tidur orang tua dijadikan wc olehnya, mangsudnya jangan biarkan anak-anak ngompol dan pup di tempat tidur orang tua karena itu akan merusak mood dalam berhubungan seksual.
Pahami kebutuhan pasangan dalam melakukan hubungan dengan menjadikan aktifitas sek menjadi sesuatu yang menarik bukannya menjadi aktifitas yang membosankan dan melelahkan.

Kata abah, dalam sebuah keluarga harus dipelihara tiga hal tersebut jangan sampai salah satu apalagi du tidak terpenuhi. Dan abah mengamini kalo banyak suami istri yang banyak bercerai karena tidak tercukupi tiga hal tadi.

Okehh ini hasil ngobrol sante bareng abah, walau terkesan monolog, abah yang bercerita dan kita berdua yang khusuk mendengarkan sambil kadang-kadang nyegir gak jelas memahaminya.
Setelah hampir sejam lamanya kita pamit pulang dan abah pun berkata pelan “ jadi jangan lupa yang tiga yaa”…

 

Tagged: , ,

§ One Response to Ngobrol bareng Abah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Ngobrol bareng Abah at kupu biru.

meta

%d blogger menyukai ini: