Ngopini Bego

5 April 2011 § 2 Komentar

Saya cuman latah ikutan nggosip, ngopini bego karna geregetan baca berita hari ini *sok penting*. Nglanjutin cerita di oktober 2010 lalu tentang  pembangunan gedung DPR kita yang katanya nelen biaya 1.168 triliun. Yak, katanya sii, ini gedung fisiknya bakalan mirip mall dan didalamnya selaen ruang kerja akan disediakan tempat pijat refleksi, pertokoan, koperasi, apotek dan dibenami pula kolam renang, fitnes centre serta tempat spa… yaa semua ini untuk salah satu alasan menjaga kesehatan dan kebugaran anggota DPR.

Saya kok ngerasa ini terlalu mewah untuk ukuran sebuah kantor dewan (paling tidak untuk ukuran sekarang). Dewan yang  tugasnya menyuarakan aspirasi rakyat, kelihatan njungkel bila dibandingkan dengan kondisi rakyat yang mereka wakili. Heiiii …. bukankah untuk fasilitas sekolah yang layak saja, masih banyak rakyat negeri ini yang belum bisa menikmati?

PSHK (pusat studi hukum dan kebijakan) indonesia, merilis data di tahun 2009 sampe 2010, DPR baru menyelesaikan 16 undang-undang padahal targetnya 70 undang-undang, ini berarti separo aja belum ada, 22 persen cuii…kenapa gak diperbaiki dulu yang beginian.

Memprihatinkan bukan kalo congklang begini? Sekedar mengingat saja untuk pelantikan di tahun 2009 dulu, DPR menghabiskan dwit Rp 41 miliar untuk hotel mewah dan insentif, ditambah dulu ada wacana pengadaan kojing (komputer jinjing) yang mahal untuk masing masing anggotanya…sungguh sakti..Eh eh… apa iya tren hedonisme telah masuk juga ke anggota DPR kita? Hahaaai.. semoga tidak.

Tambah bikin lucu pas tau pernyataan Marjuki Alie (ketua DPR), rakyat biasa jangan diajak membahas pembangunan gedung baru. Hanya orang-orang elite, orang-orang pintar yang bisa diajak membicarakan masalah itu. ”Kalau rakyat biasa dibawa memikirkan bagaimana perbaikan sistem, bagaimana perbaikan organisasi, bagaimana perbaikan infrastruktur, rakyat biasa pusing pikirannya. Rakyat biasa dari hari ke hari, yang penting perutnya berisi, kerja, ada rumah, ada pendidikan, selesai. Jangan diajak mengurus yang begini. Urusan begini, ajak orang-orang pintar bicara, ajak kampus bicara. Apakah pernyataan ini layak keluar dari mulut seorang ketua DPR kita?  *ciih*

Secara DPR adalah lidah penyambung suara rakyat, alangkah bangganya rakyat jika memang kinerja anggota dewan bagus dan rakyat merasa terwakili, tentu monggo saja mereka dapat fasilitas gedung 1.168 triliun  ini. Bukankah begitu?

Oh yaa.. gak lengkap kalo gak tambah dengerin lagu yang ini, tentang nostalgila gosip jalanan🙂 .

GOSIP JALANAN

Pernah kah lo denger mafia judi
Katanya banyak uang suap polisi
Tentara jadi pengawal pribadi

Apa lo tau mafia narkoba
Keluar masuk jadi bandar di penjara
Terhukum mati tapi bisa ditunda

Siapa yang tau mafia selangkangan
Tempatnya lendir-lendir berceceran
Uang jutaan bisa dapat perawan
Kacau balau … Kacau balau negaraku ini ..

Ada yang tau mafia peradilan
Tangan kanan hukum di kiri pidana
Dikasih uang habis perkara

Apa bener ada mafia pemilu
Entah gaptek apa manipulasi data
Ujungnya beli suara rakyat

Mau tau gak mafia di senayan
Kerjanya tukang buat peraturan
Bikin UUD ujung-ujungnya duit

Pernahkah gak denger teriakan Allahu Akbar
Pake peci tapi kelakuan barbar
Ngerusakin bar orang ditampar-tampar

referensi dari sini,sini, sana.

Tagged: ,

§ 2 Responses to Ngopini Bego

  • Asop mengatakan:

    Kalo mau, harusnya beri SMA-SMA negeri di seluruh Indonesia dengan fasilitas2 gedung baru DPR itu, seperti kolam renang, aula olahraga tertutup, jogging track, lapangan sepakbola, lapangan baseball (opsional), fitness center, kantin, dan klinik sekolah.😐

  • tulang mengatakan:

    hahahaa… setuju banget mas :p

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Ngopini Bego at kupu biru.

meta

%d blogger menyukai ini: