Dari Hokkian ke Shio

20 Januari 2012 § Tinggalkan komentar

Efek maen Hokkian dan spelling Thionghoa di twitter kemarin, membawa saya pengen tahu tentang salah satu Ilmu keturunan bangsa tirai bambu ini. Ilmu perbintangan sudah lama banyak dikenal masyarakat yaitu seperti zodiak dan shio. Kalau Zodiak jaman saya SMP masih suka ngikutin, tapi kalau sekarang kok ya males ya. Tapi sekarang saya tertarik ma Shio nii. Berarti saya harus tahu sejarahnya Shio dan kemudian Shio yang menaungi saya itu apa. Okaylah kalau begitu satu-satu dulu, sekarang cerita tentang sejarah Shio dulu.

Jadi ceritanya awal munculnya Shio itu tak kala jaman dulu banget, ada Dewa yang pada tgl 31 desember mengirimkan pesan singkat semacam sms kali ya kepada berbagai jenis hewan agar esok harinya pada tanggal 1 januari para hewan disuruh berkumpul menghadap Dewa. Mendapat pesan itu hewan-hewan  berebut paling cepat  memenuhi panggilan Dewa. Kenapa? Iya karena dewa menjanjikan akan memilih 12 (dua belas) hewan yang paling cepat menghadap dan akan mengangkatnya jadi Jenderal.

Nah diantara binatang tersebut konon kucing tidak membaca pesan Dewa tersebut. Kucing hanya mendengar dari tikus. Tapi kucing dibohongi pula ma itu tikus, kalau berkumpulnya tgl 2 januari. Akhirnya kucing ngelanjutin selonjoran, selimutan dan tidur lagi🙂.
Konon sapi berangkat malam itu juga. Iya karena sadar diri jalannya kan cuman pelan. Lalu ada tikus yang licik yang gak mau kalah kemudian numpang di punggung sapi tanpa sepengetahuan si sapi. Pagi harinya, saat hari masih gelap, Anjing, Monyet, Babi Hutan, Harimau, Naga, Ular, Kelinci, Ayam, Domba dan Kuda berlari cepat untuk menemui Dewa.
Konon yang paling awal datang sih si Sapi. Tapi kemudian si Tikus melompat kedepan dan mendarat tepat dihadapan Dewa. Maka Tikus pun menjadi yang pertama.Sapi pun menangis karena kecewa menjadi urutan ke dua😦.

Kemudian datanglah Harimau, Kelinci, Naga, Ular, Kuda, Domba, Monyet, Ayam, Anjing dan Babi Hutan secara berurutan. Dengan demikian mereka ditetapkan sebagai pemenang satu sampai dengan duabelas sesuai dengan urutan kedatangannya. Duabelas ekor binatang ini kemudian disebut dengan 12 Shio Bintang. Kemudian para binatang itu merayakan pesta bersama Dewa…yes party party.

Nah looo…bagaimana dengan nasib si Kucing? Kucing datang dengan wajah yang sangat marah. Ia mencari Tikus yang telah menipunya sehingga ia datang telat. Kucing pun berlari mengejar si Tikus.
Dan konon kucing yang gak berhasil masuk kedalam Dua belas Shio Binatang itu sampai sekarang masih dendam ma si Tikus. Iya alhasil Kucing pun terus ngejar-ngejar si Tikus.

Begitulah ceritanyah…temen-temen percaya? Silahkan. Kalau merasa ragu coba aja liat cerita yang lain disini.

Referensi dari sini.

Tagged: , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Dari Hokkian ke Shio at kupu biru.

meta

%d blogger menyukai ini: