Catur Raksasa

13 Februari 2012 § 3 Komentar

Ada yang pernah denger kalau olah raga atau permainan yang paling berat untuk dimainkan adalah catur? Pastinya sudah. Kenapa dikatakan paling berat karena dalam catur si pemain harus bisa ngankat-ngangkatin yang namanya kuda, benteng, menteri dan prajurit-prajurit sekaligus juga nubruk-nubrukinnya ke lawan. Begitulah. Tapi tentu kenyataan gak se-ekstrim yang saya katakan tadi karena catur hanyalah permainan yang dimainkan oleh 2 orang dengan media kotak tak lebih dari 1 meter persegi  yang berisi bidak-bidak kecil yang mempunyai peran sebagai raja, menteri, kuda, benteng dsb.

Tapi kali ini saya mau share kalo permainan catur yang tadi saya lihat, bener-bener permainan catur yang berat dan melelahkan. Liat saja pict yang ini.

Nah kan, bidak catur lebih gedhe dari pada pemainnya🙂

Kemarin pagi (11/2) di alun-alun kota Jember, Jawa timur ada sebuah acara yang menurut saya bakalan jarang banget bisa dilihat, yaitu pemecahan rekor MURI bermain catur dengan papan catur dan buah catur paling besar. Gimana tidak, lha wong papan caturnya aja berukuran 25m X 25m.  Bidak caturnya pun segedhe-gedhe gaban, pionnya setinggi 1,7 m, rajanya setinggi 2,9 m dan katanya si kuda mempunyai berat sekitar 2,5 kwintal. Nah dengan ukuran dan berat segitu akhirnya dalam permainannya pun butuh 4-5 orang untuk memindahkannya.

Tari La Bako & piagam dari MURI

Pemecahan rekor papan catur terbesar dan buah catur paling besar ini adalah rangkaian acara dari turnamen catur ICCRI CUP ke2 yang diadakan oleh pusat penelitian kopi kakao indonesia bersama Percasi Jember. Menurut yang saya denger tadi, turnament ini diikuti dari 14 provinsi di Indonesia dengan jumlah perserta sekitar 400 orang. Diharapkan dari turnamen ini akan muncul bibit-bibit baru dan juga pola-pola permainan baru.

Sempat terbesit dalam pikir saya, lah setelah mecahin rekor MURI bidak catur yang segehe-gedhe ini mau diapain? apa gak sia-sia ngebuatnya? Gak mungkin juga kan orang-orang mau maen catur pake bidak-bidak yang segedhe raksasa gitu. Ternyata pertanyaan tadi terjawab setelah mendengar pidato sambutan bupati jember MZA Djalal. Bidak catur ini untuk sementara akan disimpan oleh pemerintah kabupaten Jember untuk selanjutnya akan dipajang di Jember Sport garden. Iya disimpan dulu, karena Jember Sport Garden yang mempunyai luas 50 ha ini direncanakan baru akan selesai pengerjaan di tahun 2013 nanti.

Nah mungkin juga dikemudian hari catur raksasa ini akan jadi salah satu icon pengingat bagi siapa saja yang pernah singgah di kota Jember, tentu saja selain Jember Fashion Carnivalnya. Semoga🙂.

Tagged: , , ,

§ 3 Responses to Catur Raksasa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Catur Raksasa at kupu biru.

meta

%d blogger menyukai ini: